Friday, August 17, 2007

Q&A about this blog (just 4 refreshing)

Eighterz, kenapa kamu ngga pernah masukin post-post tentang bidang yang kamu geluti yakni Teknologi Informasi ?? (asked by Fariz)

Kata siapa ? aku punya blog tentang itu loh, tapi tentu saja sudah di dalam sebuah grup, artinya, dalam blog itu post2nya bukan dari aku saja, tapi dari banyak orang seprofesi dengan menggunakan teknologi RSS feeder (aku ngga pake nick eighterz disitu). Di "extraordinary world" aku lebih suka mengepost hal2 unik di kehidupan sekitarku.

Eighterz, buat apa sih kamu bikin blog ini ?? (asked by Anti)

Ngga ada keperluan khusus, tadinya cuma ikutan saran teman aja buat bagi2 cerita. tapi ternyata jadi bagus juga untuk melihat perkembangan kemampuanku menulis. ( yang kayaknya sih ngga naik-naik :P )


Pernah berpikir untuk menjadikan blog ini menjadi buku ? ( asked by :a lot)

Pernah, tapi belum pernah dijadikan niat yang serius. lagipula udah banyak kok buku-buku yang membahas hal2 di blogku dengan bahasa yang lebih baik dan lengkap. so, in the future....maybe yes maybe not.

Tau ngga kalo blog kamu ini cuma akan dibaca sedikit orang ? (asked by : Jackal)

I know. but that's the point. blog ini kan bukan dikonsentrasikan untuk dibaca banyak orang. kalau memang mau, dari dulu udah aku daftarkan di google sekalian, plus sekalian dibisniskan dengan memasang iklan2 web. Tapi aku ngga mau itu. lagipula cukup menyenangkan untuk menulis saja sampai saat ini. Yang pasti aku tahu, hal ini akan berguna di masa yang akan datang.

Blog ini tampilannya terlalu sederhana kalau mengingat kamu yang bisa coding website.. (asked by: lupa )

Memang, simple aja lah, kalau banyak fitur malah suka bikin pusing. belum waktu yang abis untuk ngurusin fitur2nya. aku membuat blog ini untuk menulis dan dibaca. that's all.

Kenapa ngga posting hal2 yang berkaitan dengan kehidupan cinta kamu sih ? ( asked by : mayang)

Kata siapa ? aku kadang menulis hal2 yang berkaitan dengan kehidupan cintaku loh, cuma memang biasanya akan diselubungi sehingga terlihat umum, harus sedikit jeli untuk mencarinya :)

Kenapa avatar kamu gambarnya naga ?? (asked by : a lot)

Aku suka naga. entah kenapa suka aja.

Kenapa pakai bahasa "aku" ? ( asked by : a lot)

"aku" rasanya paling pas, kalau pake "saya" rasanya terlalu formal, kalau pake nama rasanya terlalu manja, kalau pake "gua" rasanya terlalu gaul.

Aku kangen dengan konsep life is beautifull kamu loh, akhir2 ini jarang ngepost tentang konsep itu ya ? (asked by : luna)

aku ngga ngelupain itu kok, lagipula life is beautifull itu bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, termasuk dari pembahasan masalah-masalah yang terjadi di kehidupan sekitar. hampir semua post ku sampai saat ini dasarnya tetap pada konsep "life is beautifull"

Kenapa akhir2 ini jarang nulis ?? ( asked by : a couple of people)

No comment...

Sunday, July 29, 2007

hmm ??

Ngga ada yang aneh akhir2 ini, sebenarnya.
Hanya saja, saat ini aku sedang kepikiran, ucapan seorang temanku yang isinya kira-kira begini :
"e8rz, mungkin memang benar, bahwa kamu orang yang cukup cerdas, punya wawasan yang luas, dan pintar dalam mencari solusi. Tapi pernahkah kamu sadari bahwa kamu adalah orang yang egois ? bahkan menurutku,akhir2 ini, kamu adalah orang paling egois yang sampai saat ini kukenal."

Sejujurnya, aku bingung..
saat aku tanya bagian mananya dari diriku yang egois dan meminta contohnya,
dia menjawab " pikirin aja sendiri. tidak berarti bahwa keegoisan kamu bisa merugikan orang lain sih, sebaliknya malah, kalau kamu tidak bisa menyeimbangkan keegoisanmu, maka kamu termasuk tipe orang yang akan mati tua kesepian, itupun kalau kamu panjang umur, really."

Sialnya, orang yang mengucapkan sederetan kalimat diatas adalah orang yang sudah mengenaliku lebih dari 4 tahun dan tahu benar karakterku. Bahkan, ucapan tersebut tidak diucapkan dalam keadaan marah, ataupun tersinggung. Pure analisis dari seseorang yang sudah cukup kupercaya sebagai seorang sahabat. Aku bisa mengerti bahwa ucapannya bukan bermaksud menyinggungku, malah semacam kritikan yang berharga. Apalagi, aku kenal betul bahwa sahabatku yang satu ini mampu cukup tepat menilai orang dengan menggunakan kemampuan pengamatannya (yang aku harus akui satu level diatasku) dan kemudian memberi nasihat dengan logika dan instingnya yang seimbang dan jitu. Kalau diandaikan, aku adalah pengolah logika dan wawasan, sementara dia adalah pengolah logika dan insting.

"Baiklah, " ujarku waktu itu, " aku akan instropeksi, tapi kalau boleh, beri tahu aku, apa kata kunci yang terlintas di kepalamu saat ini saat kamu membayangkanku."
Dia memejamkan matanya sebentar dan mulai berkata ," Tidak selamanya yang kau pikir benar adalah kebenaran. Walaupun yang kau pikir benar itu adalah hasil pengolahan data statistik dan wawasan yang kamu punya. Dan tidak selamanya memaksakan kebenaranmu kepada orang lain adalah sesuatu yang baik." jawabnya.
"Itu sih kalimat, bukan kata." sahutku.
"Lebih baik bukan ?" sahutnya sambil menyunggingkan senyum.

Aku tahu aku perlu memanfaatkan momen ini untuk intropeksi..
namun aku masih bingung harus mulai dari mana ?

nyam...nyam..

Sunday, July 08, 2007

I did that becoz i love her/him ????

"itu karena aku sayang dia "

Mungkin udah lebih dari seratus kali aku dengar kalimat ini dilontarkan oleh teman2ku.
Dan setiap aku mendengar kalimat ini disebutkan dalam rangka pengesahan sebuah tindakan yang dilakukan kepada orang yang disayangi, aku selalu menimpalinya pertama kali dengan kalimat :
"kamu sayang dia atau sayang dirimu sendiri ?"

hari ini pun aku mengeluarkan pertanyaan seperti ini di dalam sebuah sms kepada seorang temanku yang sedang bertengkar dengan pacarnya...

Memang harus diakui.. cukup gampang untuk mengesahkan sebuah tindakan/sikap egoistis diri sendiri kepada orang lain dengan alasan "karena aku sayang dia", apalagi jika tindakan/sikap tersebut diarahkan kepada kerabat dekat seperti pacar, istri, suami, adik, kakak dsb.

hebatnya, kalimat yang pertama kutulis diatas,bisa dengan mudah "menipu" mata kita sendiri dari ego pribadi.

pertanyaan berikutnya dalam smsku : "kalau memang kamu lakukan hal tersebut karena kamu sayang dia, kenapa kalian bisa bertengkar ?? oh come on, akui sajalah.. kamu lakukan hal itu karena sebenarnya kamu sayang dirimu sendiri, dan dia marah, karena dia juga sayang dirinya sendiri "

oke... lalu apa salahnya sih kalau kita sayang pada diri sendiri ? tidak berhak kah kita untuk sayang pada diri sendiri ?
jawabannya simpel..
tidak salah, kita berhak menyayangi diri sendiri, tapi ya jangan kemudian melabeli tindakan yang didasari perasaan sayang pada diri sendiri dengan "karena aku sayang dia" dong.
ngga fair kan ?

label seperti itu malah seringkali menjebak diri sendiri. jebakan yang akhirnya menjurus kepada pertengkaran antara dua pihak yang saling menyayangi... (they say)

padahal, tanpa label tersebut, kita lebih mudah menyadari kesalahan-kesalahan di dalam ego kita. dan kemudian tentu saja dengan lebih cepat membereskan komunikasi.

Thursday, May 24, 2007

..............

bagai riak kecil di tengah samudera

menyamarkan gejolak di kedalamannya

tampak bagaikan sebongkah kaca

biru tipis menanti untuk dapat dipijak

tidak berbentuk tanpa bau dan tiada berasa

saat sang jalur mengarahkan ke kelandaian

hanya satu bentuk yang akan ditampilkan

siap untuk menggerus, menyapu dan menggulung

menunjukkan wujud sejatinya

dengan lantang menyuarakan tantangan

bagi siapa saja yang mampu melawannya

sembari mengetahui tidak ada satu pun

yang mampu mengubahnya kembali

menjadi kaca biru yang lurus dan tenang

Wednesday, May 23, 2007

Rate of Crimes ??

Hmm, seperti yang sudah kutulis di post sebelumnya, saat ini aku punya cukup banyak waktu luang untuk kuhabiskan di rumah. Dalam satu minggu ke belakang cuma satu hari aku keluar rumah lebih dari 3 jam.

So, dalam kesempatan ini aku jadi banyak nonton TV. Salah satu kegiatan yang sangat jarang kulakukan di saat-saat "normal"ku.

Walaupun sudah ada lebih dari 10 stasiun televisi lokal, tetap aja TV rasanya membosankan. Apalagi dalam satu hari bisa ada lebih dari 5-6 program acara gosip artis yang beritanya bisa diulang-ulang dengan kemasan yang lain-lain. Belum lagi ditambah sinetron-sinetron indonesia yang isinya ngga jelas, orang jahat pasti kaya, cantik, menindas orang baik yang biasanya lemah, cuma bisa nangis, gebleg (bukan bodoh), miskin dll. Yang isinya tidak seperti itu pasti tentang cinta-cinta aneh remaja yang sebenarnya hampir ngga masuk akal. Ada sinetron yang cukup baguspun, malah jadi kehilangan daya tariknya karena diperpanjang-panjang ngga jelas.
Helllow ! amnesia itu jarang terjadi lho !
Sisanya paling tentang setan, jin, dan azab-azab untuk orang jahat, yang walaupun idenya bagus, tapi packingnya jauh dari kualitas baik sehingga malah rasanya sedikit menyimpang dari tujuan sebenarnya.
Aku sampai heran, kok ada ya ibu rumah tangga yang betah seharian nongkrong di depan TV ? (no offense, this is just my comment) :)

Kalau isi dari sinetron itu aku bandingkan dengan isi film Naga Bonar 2, rasanya film itu harus dapat piala citra deh.
Tapi bukan hal ini sih yang ingin aku tulis.

Jenis program yang menarik perhatianku dalam satu minggu ini adalah program-program kriminal seperti buser, sidik dsb.
Aku heran, karena pelaku kejahatan yang ditampilkan hampir selalu berbeda di setiap tayangannya. Program kaya gini, berita "aktor dan aktris"nya malah jauh lebih beragam daripada program gosip artis seperti insert atau GO show dsb. Gila !
Buser pagi dan Buser siang saja, aktor kejahatan yang ditampilkannya udah beda.
Ada yang pembunuhan, ada yang perampokan, penipuan, pemerasan, kekerasan rumah tangga, korupsi, jambret,pelacuran, perselingkuhan, seks bebas, perkelahian, penembakan,bunuh diri, pembakaran, pencurian, pemerkosaan, mutilasi, and so on, and so on.
Kayaknya hampir semua jenis kejahatan ada di Indonesia deh. seus !

Buka kamus besar bahasa indonesia, cari kata yang artinya menyerempet tindakan kejahatan, terus tongkrongin buser, atau sidik, dalam seminggu, kata yang didapet itu kemungkinan besar akan muncul di acara tersebut dan dipraktekan oleh seseorang !! Ngeri ngga tuh ?

Kalau dalam satu hari aja, ada lebih dari 10 pelaku kejahatan yang ditangkap (itu baru yang ditayangkan di TV, aslinya pasti jauh lebih banyak), penjara apa ngga penuh ya ?
Di Indonesia, kalau mau bisnis bikin penjara kayaknya bisa untung besar tuh, udah jadi "kebutuhan primer" sih. Ada yang tertarik ?

Oke, stop dulu otak bisnisnya, aku omongin moral dulu :P
Kok bisa separah itu ya ? Aku tahu bahwa program yang mengulas kejahatan sudah ada dari dulu banget, dan tahu juga bahwa mereka ngga pernah kehabisan bahan, which is FREAK !
hebatnya, hukum seperti ngga ada kemajuan, karena makin sini makin beragam dan makin banyak kejahatannya + makin kejam.

"hahaha, hebat lho, ada kepala yang ditemukan di pinggir sungai ! kayaknya korban mutilasi"
ngeri ngga kalau ada orang yang ngomong gitu ? tapi aku bisa jamin pasti ada yang ngomong kaya gitu di daerah sekitar ditemukannya hasil praktek mutilasi itu. Dan ngga cuma 1 orang. masyarakat selalu terlihat antusias di sekitar lokasi bekas kejahatan, seperti yang terlihat di TV.

Aku tidak akan mempertanyakan cara kerja polisi.
Tapi aku prihatin dengan keadaan moral indonesia.
Rasanya gampang banget bunuh istri, hanya karena ngga ngasih "jatah" 1 malam.

Budaya Indonesia yang "mampu" melupakan kejadian seheboh apapun dalam tempo kurang dari 1 bulan, mulai menunjukkan hasilnya.
Aku jadi merasa cara menghukum zaman hammurabi, dimana para terpidana mati atau cambuk dieksekusi di alun-alun kota, malah bisa jadi cara ampuh untuk membangkitkan kesadaran masyarakat kita. seus !
Tapi tentu saja, bukan seperti itu cara yang terbaik, nanti malah aku akan dicap sebagai orang ekstrim dan tidak menghormati HAM dan bla, bla, bla !

Cerita di zaman khalifah Umar bin Khattab, yang dalam satu tahun di negaranya cuma terjadi 3 atau 4 kejahatan sepertinya cuma cerita khayalan kalau dibanding keadaan Indonesia sekarang.
Padahal kalau ditelaah, bisa tercapainya prestasi seperti itu, bukan karena hukum Qisas yang keras saja, tapi karena masyarakat Umar memiliki kesadaran tinggi untuk tidak melakukan kejahatan. Merasa ngeri untuk melakukan kejahatan dari lubuk hatinya, merasa prihatin saat mendengar kejahatan yang orang lain lakukan, patuh dan takut kepada hukum, dan mempercayai perangkat hukum yang memang berkualitas A !

HAM ngga akan berfungsi apa-apa tanpa diikuti kesadaran masyarakat dan hukum yang baik. organisasi-organisasi HAM yang ada cuma terlihat seperti mementingkan eksistensinya tanpa kena sasarannya sama sekali. Tidak semuanya, aku yakin, tapi kebanyakan seperti itu. Apa sebaiknya organisasi semacam itu ngga usah ada aja ??

Apa ya solusinya ? tidak akan simpel, karena persoalannya memang pelik.
Tapi aku rasa kuncinya ada di cara membangkitkan kesadaran dan keprihatinan masyarakat, dan salah satu cara yang bisa ditempuh adalah melalui media massa. Pembangkitan kesadaran hukum masyarakat dimulai dari lingkungan keluarganya harus di sosialisasikan besar-besaran dengan packing yang menarik.
Program acara dengan isi "pembangkit kesadaran masyarakat" harus didesain packingnya dengan baik.

Kita harus mengerti, bahwa cara menghimbau saat ini, tidak efektif. Ustadz, pastor dan pemuka agama yang masuk di tv untuk menghimbau biasanya cuma akan dicibir saja.
Kalau saja ada kesepakatan di antara juragan TV untuk sama-sama menayangkan program-program yang packingnya bagus secara konsisten untuk menyadarkan masyarakat tanpa menghiraukan prioritas jam tayang dan rating, mungkin bisa jadi salah satu solusi positif.
Toh dompet mereka juga udah tebal.
Kalau ngga ada yang mau memulai, aku bersedia untuk memulai ! umm...langkah pertama berarti harus jadi salah satu king of media dulu ya ?
Tapi masa ngga ada satu pun sih yang mau memulai ? atau paling tidak sama-sama mengajukan usul-usul seperti usulku ke media massa ?

Haaah...tapi pada dasarnya, aku cuma ingin menyampaikan, that i am apprehensive and sad about this condition.

A shed of tears for you dear motherland, from one of your son.

Wednesday, May 16, 2007

holiday

It's been a while, since i have a spare time to write.
well, it can be helped. Three weeks to final exams are exhausting.
A lot of paperworks, programming works, plus tasks from my business, inside and outside campus, take a lot of my time.

However, when suddenly i dont have anything to do since last monday , i feel kinda bored.
Funny thing is, i also suddenly got sick yesterday. Looks like the daily tempo difference are big enough to make my body shocked. Or is it just becoz i got so busy in these last three weeks that make my body sick ?

nonetheless, the result is quite impressive if i must say. i can feel that i will have a good grades this semester, maybe i wouldn't get 4 in GPA like i wanted before, but i can pretty sure that my GPA will not too far from that point. My inside and outside campus business also running well.

Actually there are many incidents in last three weeks that make my mind goes "creative" like always. Reshuffle cabinet, riot in several campus, the death of my friend's dog, the "war" between my friend and his mom, "The 2030 Indonesian Vision", are some from many incidents that can give me materials for writing in this blog.
Indonesia is an interesting country for sure. :)

But i guess, to write it right now will be "out of date", and ruined my holiday time isn't it ?

Hey ? if i recall again, there isn't love issues at all in these three weeks. :P

Well, so, the next thing that come up is holiday season ! YAY !

How should i use this holiday time ?... umm ,,, any suggestion ?


8erz'06

Saturday, April 14, 2007

Pembinaan Profesional bung !

Saking banyaknya berita yang membahas tentang kasus IPDN, aku jadi tergelitik juga untuk berkomentar nih :P

Dari sudut pandang seorang eighterz, yang paling menyebalkan dari kasus ini adalah, dengan kasus ini, IPDN membuat pernyataan resmi ke dunia bahwa Indonesia masih ketinggalan jaman dalam konsep pembinaan Siswa !

Aku termasuk seorang siswa yang kenyang akan pembinaan berbau kekerasan. Waktu masuk SMU, satu-satunya SMU yang masih mengizinkan kekerasan dalam ospeknya di bandung adalah SMU ku. Masuk ke Universitas pertamaku, Sipil Unpar adalah salah satu jurusan di Bandung yang paling keras pembinaannya. Yang namanya pukulan, ancaman pakai ucapan,bentakan, dorongan, bahkan ancaman dengan pisau di leher sudah pernah kualami. Push-up gila-gilaan, sit-up, squat-jump lari-lari jarak jauh dan kegiatan fisik ekstrim lainnya juga pernah kualami semasa pembinaan.

Tapi dari mata seorang eighterz, hal-hal itu tertanam sebagai hal-hal yang sia-sia dan ngga ada gunanya, sehingga aku selalu berusaha keras untuk mencari konsep lain pembinaan seorang mahasiswa yang benar-benar tepat. Dan akhirnya aku bisa mencoba konsepku di universitasku sekarang, ITHB.

Dengan mengangkat konsep pembinaan profesionalisme dan motivasi, hampir tidak ada kekerasan dalam pembinaan universitasku sekarang. Aku akui, tanpa pembinaan sama sekali, mental mahasiswa benar2 menjadi drop. Dan aku tidak bicara seperti ini tanpa fakta, karena aku telah mencobanya sendiri dengan tidak mengospek sama-sekali satu angkatan dibawahku.Dan mereka memang jadi relatif lebih malas dan manja.

Oleh karena itu, untuk angkatan selanjutnya, aku bersama teman-teman lintas jurusan di ITHB, berkumpul untuk mematangkan konsep baru pembinaan yang tanpa kekerasan namun tetap dapat menanamkan moral, sikap profesional, dan motivasi tinggi, dengan mengadopsi berbagai konsep seminar-seminar pengembangan diri di dunia Internasional. Kami melakukan research project dari internet, buku-buku best seller, para praktisi di lapangan kerja sebenarnya dll hanya untuk mencari bentukan konsep pembinaan baru yang tepat untuk mengembangkan pribadi seorang mahasiswa baru di jaman globalisme ini. Tanpa dibayar, pure berasal dari keinginan untuk maju dan mensejajarkan diri dengan dunia internasional.

Dan, ternyata hasilnya cukup memuaskan, angkatan mahasiswa yang ditimpakan pembinaan dengan konsep baru yang belum terlalu matang ini ternyata bisa menyerap dengan baik inti pembinaannya dan bisa memanfaatkannya di kehidupan kampus mereka sekarang. Konsep ini masih terus berusaha disempurnakan, kami dan pihak rektorat kampus sudah dari dulu mengganti nama OSPEK dan pembinaan menjadi NSOP dan Outbound.

Kebayang ngga betapa mirisnya aku ketika mendengar IPDN lagi-lagi membunuh siswanya ? bahkan siswa yang terbaik di angkatannya ?
Disaat kami sedang sibuk membentuk sebuah konsep baru yang diusahakan berwawasan dunia, ada sebuah kampus ternama di Indonesia yang senior-senior dan jajaran pengajarnya begitu kolotnya, begitu sempit wawasannya, dan begitu bodohnya menganggap cara pembinaan "All out harsh" seperti itu adalah cara yang terbaik ?? For God Sake.

Di Sebuah artikel di kompas seorang wakil senior praja IPDN melakukan pembelaan sebagai berikut "Tapi tidak benar kami dididik disini untuk menjadi tukang pukul, kejadian ini dilakukan oknum".
Coba pikirkan, pendapat ini keluar untuk membela sebuah sistem yang sudah kolot dan bisa dibilang tidak berguna lagi. Pendapat seperti ini adalah pendapat dari seseorang yang bahkan tidak punya ide untuk mencari sistem baru yang lebih baik, apalagi mau berusaha mencari dan memebentuk sistem baru seperti yang aku lakukan dengan teman2ku di kampusku sekarang. Boro-boro kepikiran untuk melakukan sesuatu yang lebih baik kalau yang lama masih dianggap bagus dan kompten, ya ngga ? Timpakan saja ke oknum, beres !

Betapa sempitnya wawasan mereka, yang dalam hatinya masih berpikir "Sistemnya tidak salah, oknum yang salah". Karena selama mereka berpikiran seperti itu, mereka tidak akan pernah berusaha mencari bentukan konsep sistem baru sama sekali. Dan point inilah yang benar2 membuatku merasa sebal. Apa calon praja di Indonesia segitu bodohnya ? Segitu ngga ingin majunya ? disitu-situ aja ?! Wake up Guyz !

Masyarakat juga sama aja, banyak yang hanya karena melihat video pembinaan IPDN merasa ngeri, dan kemudian berkoar-koar, bubarkan !
Sudah, itu saja, satu kata, bubarkan.
Bukan disitu masalahnya, kalau dasarnya dari keinginan untuk maju, perbaiki dong.
Pembubaran cuma akan menjadi penutup gentong masalah saja. peti es yang biasanya ngga akan ada tindak lanjut.
Ayo dong Indonesia, jangan jadi sebuah bangsa yang tidak punya wawasan dan tidak punya mental untuk maju.
Kombinasinya kan Kritik dan Saran !
selama ini cuma kritik saja yang selalu kudengar dan kubaca, sarannya ??



eighterz '07